Jakarta – Mantan Kepala Badan Penyehatan Perbankan Nasional, Syafruddin Arsyad Temenggung, mangkir dari pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi. Sedianya dia akan diperiksa sebagai tersangka korupsi atas penerbitan Surat Keterangan Lunas (SKL) Bantuan Likiuditas Bank Indonesia (BLBI) terhadap Sjamsul Nursalim sebagai pemegang saham Bank Dagang Nasional Indonesia.

Dua Saksi Kasus BLBI Tidak Penuhi Pemeriksaan KPK

“SAT rencana diperiksa namun dia kirimkan surat belum bisa penuhi pemeriksaan. Dia mengirimkan permintaan dijadwal ulang 13 September,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta Selatan pada Selasa (5/9/2017).

Bersamaan itu, Bos PT Bukit Alam Surya, Artalyta Suryani alias Ayin, juga mangkir pemeriksaan penyidik hari ini. Ayin harusnya diperiksa terkait kasus SKL BLBI, Selasa siang.

“Kami akan dijadwalkan ulang terhadap yang bersangkutan, waktunya akan disampaikan nanti,” kata Febri.

Febri menuturkan, dalam perkara SKL BLBI, KPK meminta dan telah melayangkan surat perpanjangan masa cegah kepada Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM atas nama Syafruddin Temenggung. (Tita Yanuantari – harianindo.com)