Home > Ragam Berita > Nasional > Kritikan Keras Koalisi Pejalan Kaki Terkait Trotoar di Tanah Abang Untuk PKL

Kritikan Keras Koalisi Pejalan Kaki Terkait Trotoar di Tanah Abang Untuk PKL

Jakarta – Sudah seminggu sejak Pemprov DKI melakukan proses penataan pada Kawasan Tanah Abang dan hingga kini kebijakan tersebut masih menimbulkan polemik.

Kritikan Keras Koalisi Pejalan Kaki Terkait Trotoar di Tanah Abang Untuk PKL

Jika sebelumnya ada Kombes Halim Pagarra yang meminta Anies Baswedan untuk mengembalikan fungsi jalan sebagaimana mestinya, kemarin muncul petisi mengenai keberatan dari berbagai pihak yang bahkan sudah ditandatangani oleh lebih dari 33ribu orang. Dan kini muncul polemik baru yang datang dari Koalisi Pejalan Kaki.

Alfred Sitorus selaku Ketua Koalisi Pejalan Kaki menegaskan agar trotoar kembali pada fungsinya yakni sebagai hak para pejalan kaki.

Saat dihubungi di lapangan, Alfred berkata bahwa “Kita lihat saja, dari ujung jalan, trotoarnya masih diokupansi. Berarti gagal yang untuk membenahi jalur para pejalan kaki,”

“Pembenahan untuk trotoarnya kami masih kecewa. Ini sudah hari ke-7, tapi masih dipergunakan untuk berjualan,” tuturnya.
Kebijakan Anies Baswedan soal Tanah Abang, Dirlantas: Bikin Macet

Tak hanya itu, Alfred menilai penegakan hukum perlu dilakukan lantaran penggunaan pembatas garis kuning sebagai batas dinilai keliru.

“Yang kami minta sekarang law enforcement, ini garis kuning jangan dijadikan pembatas, ini keliru. Nanti tuna netra dan disabilitas mau berjalan lewat mana kalau alat bantunya saja ditutupi pedagang?,” tuntutnya.

“Ini merupakan kegagalan membangun kota kalau trotoar masih ditawar-tawar fungsinya. Menurut saya ini perlu dikaji ulang,”

“Kalau memang peraturannya memperbolehkan, kami harus legowo menerima, silahkan, gak masalah,” pungkas Alferd.

(Ikhsan Djuhandar – www.harianindo.com)

x

Check Also

Istri Ke-4 Merasa Ditelantarkan Oleh Politisi PKS Ini

Istri Ke-4 Merasa Ditelantarkan Oleh Politisi PKS Ini

Jakarta – Baru-baru ini, salah seorang anggota DPR RI dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ...