Jakarta – Seperti biasa, pembahasan mengenai hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) selalu menjadi bahasan yang seru. Kali ini Gerindra kembali melemparkan opini bahwa salah satu surveinya tentang elektabilitas Joko Widodo yang melampaui Prabowo Subianto tidak tepat.

Elektabilitas Jokowi Lampaui Prabowo, Gerindra : "Biasa, SMRC Salah Terus"

Ferry Julianto selaku Waketum Gerindra mengatakan bahwa “Ah, ngaco (keliru/tak akurat). Seperti biasa, SMRC salah terus. Waktu Pilkada Jakarta juga begitu,”

“Relatif harusnya partai kami tak memiliki swing voters yang banyak,” tuturnya.

Dirinya menilai bahwa lantaran banyaknya kader Gerindra yang dinilai bersih dari kasus korupsi, seharusnya menjadi poin positif untuk mendongkrak elektabilitas Gerindra dan Prabowo sebagai calon presiden dalam Pemilu 2019.

“Saya lihat di sini Gerindra diposisikan malah lebih rendah dibanding dengan partai yang didera kasus hukum. Ini pendapat umum akan mengatakan demikian,” katanya.

SMRC memaparkan hasil surveinya yang menemukan jumlah kader Gerindra yang tidak loyal atau swing voter sebesar 45 persen. Sementara itu, partai yang paling sedikit swing voters-nya adalah PKS dengan nilai 20 persen dan PDIP 23 persen.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)