Hamamatsu – Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Andrea Iannone, mengaku kesulitan untuk melakukan adaptasi dengan motor pabrikan asal Jepang itu. Maklum saja, Iannone memiliki musim yang terbilang tidak begitu baik di MotoGP 2017 yang notabene menjadi musim debutnya.

Iannone Tegaskan Mendapat Kendala saat Kendarai Motor Suzuki

Iannone menjelaskan bahwa ia kesulitan untuk beradaptasi setelah empat tahun bersama Ducati. Masa transisi ini memang diakui oleh Iannone masih membutuhkan waktu yang cukup lama untuk nyaman menunggangi GSX-RR –nama motor Suzuki.

“Setiap tim MotoGP berbeda. Bila Anda berasal dari tim yang bertahun-tahun Anda berada di sana dan juga dengan lingkungan yang spesifik, memang akan sangat rumit untuk mengubah cara Anda mendekati pekerjaan. Tapi seiring berjalannya waktu di garasi, Anda belajar memercayai rekan kerja Anda dan Anda tahu bagaimana kinerja motor,” ujar Iannone sebagaimana diberitakan Bike Sport News pada Rabu (3/1/2018).

Meski mengakui bahwa ia memiliki kesulitan untuk beradaptasi, Iannone agaknya telah memiliki solusi untuk mengatasi masalah tersebut. Pembalap asal Italia itu mengaku harus sabar dan menjaga fokusnya setiap mengendarai tunggangannya tersebut.

Namun, Iannone paham betul bahwa masalah itu tak bisa dituntaskan dengan cepat. Pembalap berjuluk Maniac Joe itu yang sempat sedikit frustrasi kini telah memiliki kepercayaan diri yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.

“Kesabaran dan fokus adalah kunci sukses, inilah sesuatu yang selalu saya percaya. Dan inilah bukti tahun ini lagi. Kami terus bekerja, sedikit demi sedikit selangkah demi selangkah. Kami mengalami banyak frustrasi, tapi bahkan di saat-saat paling gelap sekalipun, kami tidak pernah kehilangan kepercayaan pada kerja keras kami,” tambah Iannone. (Tita Yanuantari – harianindo.com)