Jakarta – Ketua Dewan Pembina Partai Hanura sekaligus pendiri partai, Wiranto, mendamaikan kedua kubu yang berseteru di internal Hanura yakni kubu Oesman Sapta Odang (OSO) dan kubu Daryatmo.

Wiranto Tegaskan OSO sebagai Ketua Hanura yang Sah

Seusai pertemuan, para jurnalis menanyakan siapa Ketua Umum Hanura yang sah pasca kesepakatan damai antara kubu OSO dan Daryatmo. “Pak Oesman Sapta,” ujar Wiranto, di Hotel Ritz Carlton, Kuningan, Jakarta, Selasa (23/1/2018).

OSO adalah Ketua Umum Hanura yang terpilih dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) pada akhir Desember 2016. Saat ini, kepengurusan Hanura di bawah kepemimpinan OSO sudah mendapatkan pengakuan dari Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Di lokasi yang sama, OSO mengatakan bahwa keputusan damai antara kedua kubu di Hanura membuktikan adanya satu kebenaran yang selama ini ia sampaikan.

Kebenaran yang dimaksud OSO yakni terkait adanya segelintir kader partai yang ingin menghancurkan Hanura dengan membuat konflik di internal partai.

Sementara itu, Ketua Umum Hanura versi Munaslub Januari 2018, Daryatmo mengaku belum bisa bicara panjang lebar soal kemimpinan di Hanura.

Baca juga: Terkait Rangkap Jabatan, PDIP Tegaskan Tidak Sependapat dengan Presiden Jokowi

Menurut dia, hal itu akan dibicarakan oleh tim khusus. Tim khusus dibentuk pasca adanya kesepakatan damai antara kedua kubu di Hanura. Tim tersebut akan terdiri dari perwakilan kubu OSO dan Daryatmo.

“Nanti kami bicarakan (di tim khusus). Yang paling utama kami sepakat berdamai, sepakat rekonsiliasi. Poin-poin detilnya nanti,” katanya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)