Bologna – Pembalap asal Italia, Danilo Petrucci, mengakui bahwa MotoGP 2018 menjadi musim terakhirnya bersama Pramac Ducati. Petrucci yakin Pramac Ducati tidak akan memperpanjang kontraknya yang akan habis pada akhir MotoGP 2018.

Petrucci Akui Pernah Ditawari Bergabung dengan Aprilia Racing

Petrucci sendiri mengaku belum menentukan masa depannya sampai saat ini. Pembalap asal Italia itu masih menantikan tawaran dari tim lain yang siap merekrutnya untuk tampil di MotoGP musim selanjutnya.

Meski begitu, Petrucci sempat mendapat tawaran dari Aprilia Racing pada musim lalu untuk menjadi pembalap mereka. Rider berusia 27 tahun itu pun mengaku tertarik dengan tawaran yang diberikan pabrikan asal Italia itu.

Namun, rekan setim Scott Redding tersebut mengaku tidak memberikan jawaban kepada Aprilia Racing saat itu. Sebab, Petrucci mengaku harus fokus dengan balapan yang sedang dilakoninya bersama Pramac Ducati.

Petrucci khawatir respons yang diberikan terharap tawaran itu dapat membuat balapannya menjadi tidak fokus lagi. Pasalnya, tujuan yang akan diraihnya akan berubah, bukan lagi untuk meraih gelar juara untuk Pramac Ducati.

“Pada 2017 godaan untuk pergi ke Aprilia sangat kuat. Menjadi pembalap untuk perusahaan Italia sangat menarik perhatian saya. Itulah mimpi saya. Tapi saya pikir semuanya akan diputuskan setelah balapan pertama pada musim ini,” ujar Petrucci sebagaimana diberitakan Motorcycle pada Jumat (26/1/2018).

“Jika Anda mendapat tawaran dan menandatanganinya setelah menjalani tiga Grand Prix (GP), Anda pasti akan melakukan 15 balapan lainnya dengan motivasi yang berbeda. Apa yang terjadi dengan (Jonas) Folger mungkin juga ada hubungannya dengan ini, ini adalah dunia yang memberi banyak tekanan kepada Anda,” lanjut Petrucci. (Tita Yanuantari – harianindo.com)