Cirebon – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berencana untuk membuka sebuah rute khususalat transportasi becak di Jakarta. Salah satu alasan diberlakukan wacana tersebut dikarenakan alat transportasi roda tiga tersebut dinilai merupakan salah satu alat transportasi yang ramah lingkungan.

Bareng Rekannya, Tukang Becak Asal Cirebon Hijrah Ke Jakarta

Ilustrasi

“Kami akan segerakan,” kata Anies Baswedan dalam peresmian Community Action Planning (CAP) di Waduk Pluit Jakarta Utara, Minggu (14/01/2018).

Wacana tersebut merupakan hasil kerjasama yang terjalin antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dengan Jariingan Rakyat Miskin Kota (JRMK). Tentu saja wacana tersebut mendapatkan sambutan hangat dari para tukang becak yang sudah lama tidak diperbolehkan untuk beroperasi.

Kabar tersebut terdengar sampai ke wilayah di sekitar DKI Jakarta, salah satunya Cirebon. Para tukang becak asal Cirebon memutuskan untuk hijrah ke Jakarta dengan membawa bekal mimpi untuk mendapatkan penghasilan yang lebih baik lagi.

Baca juga : Sandiaga Akan Melatih Tukang Becak Agar Bisa Menggenjot Yang Bagus

Salah satunya adalah Kirno. Bersama rekan-rekannya sesama tukang becak di tempat asalnya, Kirno menyewa truk untuk mengangkut kendaraan roda tiga miliknya ke Jakarta.

“Becak saya sudah berangkat semalam (Kamis malam),” kata Kirno saat ditemui di daerah Pancuran, Kota Cirebon, Jumat (26/01/2018).

Setelah becak-becak itu dikirim, Kirno dan teman-temannya akan menyusul berangkat ke Jakarta malam ini menggunakan bus. Kirno memutuskan berangkat ke Jakarta bersama becaknya setelah mendapat tawaran dari temannya yang masih menjadi tukang becak di Jakarta.

“Teman saya bilang sekarang gubernur baru, jadi becak dibolehkan di Jakarta,” jelasnya.

Keinginannya untuk memperbaiki nasib semakin kuat. Lantaran, penghasilannya dari mengayuh becak di tempat asalnya tidak lagi menjanjikan.

“Sekarang dapat Rp 10 ribu saja susah,” pungkasnya.
(Muspri-harianindo.com)