Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi atau KPK tengah mendalami aliran dana korupsi proyek kartu tanda penduduk elektronik atau e-KTP lewat kantor jasa penukar uang atau money changer. Untuk itu kemarin KPK memanggil dua saksi dari perusahaan money changer yaitu Komisaris PT.

Dua Saksi dari Perusahaan Money Changer Diperiksa KPK

Berkah Langgeng Abadi July Hira dan karyawan PT. Berkah Langgeng Abadi Nunuy Kurniasih. Keduanya diperiksa untuk tersangka Anang Sugiana Sudihardjo. “Pemeriksaan dijadwalkan sore pukul 15.00, penyidik masih menunggu sampai sore ini,” kata juru bicara KPK Febri Diansyah di kantornya di Jakarta, Selasa 30 Januari 2018. Selain kedua saksi itu, KPK juga memeriksa Setya Novanto dan pihak swasta Denny Wibowo.

Febri menjelaskan pemeriksaan terhadap pihak money changer untuk membuktikan adanya pergerakan uang dari proyek e-KTP. Menurut dia, penyidik menduga bahwa ada pergerakan duit proyek melalui money changer agar tidak mudah terdeteksi oleh penegak hukum. ”Salah satunya dengan sarana money changer agar tidak kasat mata dan tidak mudah terlihat,” ujarnya.

Perusahaan money changer, kata Febri, digunakan untuk memberikan sejumlah uang dari negara lain dengan melewati lebih dari dua negara untuk dikirimkan ke penerima di Indonesia. “Ada mekanisme transaksi uangnya relatif tidak berpindah, tetapi ada penerimaan yang terjadi di dua negara tersebut,” ujarnya.

Baca juga: Rita Widyasari Tampik Isu Punya Helikopter

Pemeriksaan terhadap perusahaan money changer tersebut, kata dia menegaskan, penyidik sedang berfokus menelisik proses aliran dana. Saksi-saksi tersebut, Febri mengatakan hendak ditanya soal pengetahuannya soal aliran dana ke Setya Novanto dan beberapa pihak lain.”Kita fokuskan apakah benar atau tidak, ada transaksi keuangan yang menggunakan jasa penukaran uang itu,” ujarnya.

Soal keterlibatan perusahaan money changer muncul juga dalam persidangan korupsi e-KTP di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi dengan terdakwa Setya Novanto. Jaksa Penuntut Umum KPK sengaja menghadirkan saksi untuk mengetahui jembatan yang digunakan untuk penyaluran dana ke Setya Novanto. (Tita Yanuantari – harianindo.com)