Jakarta – Pertemuan Alumni 212 dengan Presiden Jokowi akhir pekan lalu ternyata dilanjutkan dengan pertemuan Jokowi dengan perwakilan partai PKS. Dimana kali ini mendapatkan apresiasi positif dari pihak PDI-P.

PDIP Anggap Baik Pertemuan Jokowi Dengan PKS

Ahmad Basarah selaku Wasekjen PDI-P berujar bahwa wajar saja jika Presiden menemui pimpinan partai politik (parpol) lain.

Saat ditemui di Kompleks Senayan, dirinya berujar bahwa “Demikian pengakuan Pak Jokowi bahwa dia sudah bertemu dengan pimpinan-pimpinan partai politik termasuk dengan PKS membuktikan Pak Jokowi juga adalah pemimpin yang merangkul, pemimpin yang ingin mengajak semua kekuatan politik di Indonesia,”

Karena itu Basarah meminta agar pertemuan Jokowi dengan parpol tidak dimaknai karena adanya kepentingan politik. Seperti halnya pertemuan Jokowi dengan Alumni 212 akhir pekan lalu.

Dirinya menilai bahwa pertemuan tersebut dilakukan Jokowi untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, bukan untuk memecah belah bangsa. Begitu pun juga anggapan yang menyebut pertemuan dalam rangka memecah koalisi yang terbangun PKS dengan Partai Gerindra.

“Harus berpikir yang lebih besar dari itu, bukan semata-mata bangsa ini disibukkan pada hal-hal yang sifatnya politik praktis, politik elektoral. Ingat, Pak Jokowi bertemu mereka, bertemu pimpinan-pimpinan partai politik, ormas Islam, dalam kapasitas beliau sebagai Presiden Indonesia,” ujar Basarah.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)