Jakarta – Aksi unjuk rasa yang dilakukan oleh mahasiswa untuk memperingati Hari Buruh di Simpang Tiga Universitas Islan Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta harus dihentikan oleh pihak yang berwajib karena berakhir rusuh.

Aksi Mahasiswa Yogyakarta di Hari Buruh Berakhir Rusuh

Dilihat dari pantauan di lapangan terlihat bahwa kantor pos polisi di Simpang Tiga UIN rusak karena terkena lemparan 3 bom molotov.

Kapolda Yogyakarta Brigjen Pol. Ahmad Dhofiri, mengakui bahwa telah terjadi aksi rusuh pada Selasa, 01 Mei 2018 pukul 14.48 Wib di Simpang Tiga UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta saat berlangsung Aksi Unjuk Rasa oleh gabungan Elemen Mahasiswa, FMJ (Front Mahasiswa Jogyakarta) PMII (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia), FAM-J (Front Aksi Mahasiswa Jogjakarta) dengan koordinator aksi Maxi Cornelis.

“Aksi yang diikuti kurang lebih 150 orang ini, tidak berizin,” ujar Kapolda Yogyakarta Brigjen Pol. Ahmad Dhofiri, ketika dikonfirmasi.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)