Jakarta – Wiranto selaku Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan ikut berkomentar mengenai insiden persekusi di area CFD akhir pekan lalu dengan mengungkapkan penyesalan mengapa bisa terjadi kejadian tersebut.

Wiranto Anggap Insiden Intimidasi di CFD Sudah Mengganggu Ketertiban

Mantan Panglima ABRI tersebut memiliki penilaian bahwa saat ini pihak Kepolisian perlu bertindak.

Ditemui di kantornya kemarin, dirinya berujar bahwa “Ujungnya menganggu ketertiban, dan itu polisi nanti bisa bertindak,”

Selain itu Wiranto juga berkata bahwa aksi intimidasi di CFD merupakan bentuk dari tindakan yang menunggu ketertiban. Ia menegaskan, Indonesia adalah negara hukum dan menjunjung hak masyarakatnya. Tak ada seorang atau kelompok apapun yang boleh memaksakan kehendak agar orang lain sependapat dengannya.

“Tak bisa kemudian haknya dipasung dan diancam oleh kelompok lain, satu kelompok memaksakan kehendak kepada kelompok yang lain,” kata dia.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)