Jakarta – Yahya Zaini selaku Ketua DPP Partai Golkar mengungkapkan pernyataan bahwa Golkar tetap menginginkan Airlangga Hartarto menjadi cawapres Joko Widodo di Pilpres 2019. Hal ini dikarenakan Airlangga dinilai mewakili kalangan muda dan memiliki kedekatan dengan Jokowi.

Golkar Lebih Ingin Airlangga Jadi Cawapres Jokowi Dibanding JK

Saat diwawancara Jumat kemarin, dirinya mengatakan bahwa “Sikap Partai Golkar tetap menginginkan Pak Airlangga mendampingi Pak Jokowi,”

Seperti yang sudah dikabarkan sebelumnya, sekelompok warga yang mengaku sebagai penggemar Wakil Presiden Jusuf Kalla mengajukan uji materi pasal tentang syarat pencalonan diri presiden atau wakil presiden di UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum digugat ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Mengenai hal tersebut, Yahya mengaku tidak bisa melarang bila ada kelompok masyarakat mengajukan gugatan ke MK. Sebab, itu merupakan hak konstitusional setiap warga negara. Namun demikian, ia menegaskan bahwa Golkar telah bulat mendukung Airlangga sebagai pendamping Jokowi.

“Akan lebih baik kalau cawapres Pak Jokowi mendatang berasal dari kalangan orang muda supaya ada kaderisasi kepemimpinan nasional. Walaupun keputusan ada di Pak Jokowi, tapi kami berharap begitu,” jelas Yahya.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)