X
  • 2 months ago
Categories: NasionalRagam Berita

Polisi Tengah Mencari Abu Bakar, Guru Mengaji Bomber Dita dan Anton

Jakarta – Polisi saat ini tengah memburu jaringan pelaku bom bunuh diri yang terjadi di Surabaya pada Minggu (13/5/2018) dan Senin (14/5/2018) lalu. Salah satunya adalah Abu Bakar.

Abu Bakar adalah guru mengaji dari Dita Supriyanto, pelaku bom bunuh diri di Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), di jalan Arjuno, Surabaya, pada Minggu (13/5/2018).

Selain itu, Abu Bakar juga guru mengaji Anton Ferdiantono, pemilik bom yang meledak di Rusun Wonocolo Sidoarjo, Minggu (13/5/2018) malam.

“Kedua orang itu sering mengaji pada Abu Bakar di Surabaya, tepatnya di wilayah Kecamatan Rungkut,” kata Kapolda Jatim Irjen Machfud Arifin di Surabaya, Selasa (15/5/2018).

Keduanya, sering membawa serta pula keluarganya saat mendengarkan kajian agama dari Abu Bakar.

“Di pengajian itu juga sering diputar film-film tentang aksi bom teroris,” jelasnya.

Seperti diketahui, Dita juga merupakan suami dan ayah dari pelaku bom bunuh diri di dua gereja lainnya. Sang istri (Puji Kuswati) dan dua anak perempuannya (Fadilah Sari dan Pamela Riskika) meledakkan diri di Gereja Kristen Indonesia di Jalan Diponegoro, Surabaya. Sedangkan dua putranya (Yusuf Fadil dan Firman Halim) melakukan aksi bom bunuh diri di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela, di Jalan Ngagel Madya Surabaya. Semuanya terjadi hampir bersamaan waktunya, yakni pada Minggu (13/5/2018).

Sedangkan Anton Febrianto adalah pemilik bom yang tiba-tiba meledak di Rusun Wonocolo, Kecamatan Taman Sidoarjo. Dalam peristiwa, sang istri (Puspitasari) dan anak pertamanya (Hilta Aulia Rahman), ikut tewas.
(samsul arifin – www.harianindo.com)

Samuel Philip Kawuwung :