Jakarta – Dituduh sebagai pihak yang mendukung teroris, kali ini Partai Gerindra gerah karena dianggap memperlambat pengesahan RUU Anti Terorisme.

Adik Prabowo Merasa Gerindra Difitnah Dengan Tudingan Mendukung Teroris

Hashim Djojohadikusumo selaku Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra mengatakan bahwa hal itu sebagai fitnah kepada partainya.

Saat ditemui di Gedung DPR RI, dirinya berkata bahwa “Ini adalah fitnah yang murahan dari lawan politik kami,”

Selain itu, Hashim juga mengatakan bahwa justru Pemerintah yang diwakili Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly, sebagai aktor di balik lambannya pembahasan RUU Anti Terorisme.

Karena itu, sangat keliru bila Gerindra disalahkan menyangkut aksi terorisme yang semakin masif belakangan ini.

Dia mengingatkan, pembahasan RUU bukan hanya melibatkan DPR. Tidak pantas, kata dia, jika Gerindra dianggap bertanggung jawab hanya karena Ketua Pansus RUU Anti Terorisme berasal dari fraksinya.

“Menkumham itu dari partai mana? Partai PDIP. Bukan dari Gerindra atau dari mana,” ucap adik dari Prabowo Subianto itu.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)