Le Mans – Manajer Tim Repsol Honda, Alberto Puig, memberikan komentar terkait kiprah Jorge Lorenzo bersama Tim Ducati Corse. Puig mengaku sangat sedih dengan rentetan hasil buruk yang didapat oleh Lorenzo tersebut.

Manajer Repsol Honda Komentari Performa Jorge Lorenzo

Sebagaimana diketahui, Lorenzo memang resmi menjadi bagian dalam Tim Ducati sebelum kejuaraan dunia MotoGP musim 2017 dimulai. Pada awal kedatangannya, banyak yang percaya bahwa Lorenzo bakal mengembalikan kejayaan Ducati seperti masih dibela Casey Stoner.

Akan tetapi alih-alih mampu menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu pembalap papan atas MotoGP pada saat ini, Lorenzo justru mengalami sejumlah kendala beradaptasi dengan karakter motor Desmosedici GP18 milik Tim Ducati.

Bahkan pada MotoGP 2018, Lorenzo masih saja kesulitan untuk setidaknya meraih podium dari lima balapan yang sudah berlalu. Pembalap berkebangsaan Spanyol tersebut masih tertahan di posisi ke-14 dengan perolehan 16 poin.

Penampilan buruk Lorenzo tersebut pun berdampak pada masa depannya di Tim Ducati. Banyak yang percaya manajemen tim pabrikan asal Italia tersebut diyakini takkan menambah durasi kontrak Lorenzo yang berakhir pada akhir musim ini.

Serangkaian hasil minor yang didapat Lorenzo itulah yang membuat Puig merasa sedih. Pasalnya bagi Puig dengan status Lorenz sebagai pembalap papan atas, sudah sewajarnya dirinya mampu tampil kompetitif di setiap balapannya.

“Anda melakukan sebuah hal demi sesuatu dalam hidup atas alasan apapun, tapi jelas situasi Jorge tak baik, karena ia adalah juara dunia dan saya merasa sedih akan hal itu,” ungkap Puig sebagaimana diberitakan GPOne pada Rabu (23/5/2018).

“Ia mempunyai lima gelar dan ia tak boleh dalam situasi seperti sekarang ini. Saya sangat menghormatinya, karena saya rasa ia juara sejati, dan kejuaraan ini kehilangan dirinya karena ia tak ada di depan,” tuntasnya. (Tita Yanuantari – harianindo.com)