Barcelona – Tidak finis dan tanpa poin tambahan di GP Catalunya karena jatuh, merupakan kerugian besar buat Andrea Dovizioso (Ducati). Dia mengaku terlalu memaksa saat balapan di GP Catalunya yang digelar Minggu (17/6/2018).

Dovizioso Akui Terlalu Memaksakan Diri di GP Catalunya

Dovizioso kehilangan traksi ban depan lantas jatuh ketika membelok ke kiri di tikungan ke-5 pada putaran sembilan. Saat itu dia berada di posisi tiga, di belakang Marc Marquez (Honda) dan Jorge Lorenzo (Ducati) yang memimpin balap.

“Saya sampai lima, enam kpj lebih cepat, karena saya bisa keluar tikungan lebih baik di tikungan empat. Dan saya mengerem terlalu banyak. Sebuah kesalahan karena saya ada di ambang batas,” ucap Dovizioso sebagaimana diberitakan motorsport.com pada Kamis (21/6/2018).

Dovizioso menyangkal merasa dalam tekanan karena Lorenzo, rekan setimnya, tampil lebih bagus belakangan ini. “Ini bukan tentang Jorge. Ini tentang saya mau menang lomba karena saya punya kecepatan bagus dan kami perlu mendapat poin dari Marc, dan Marc ada di sana. Saya berusaha, saya tidak mau menyerah. Kecepatan saya di balapan, tidak cukup,” ucap Dovizioso.

Jumlah pencapaian Dovizioso setelah GP Catalunya tetap sama, yaitu 66 poin. Namun dia turun peringkat dari ke-4 menjadi ke-7. Jumlah poin Dovizioso kini sama dengan Lorenzo yang sudah dua kali menang grand prix. (Tita Yanuantari – harianindo.com)