Jakarta – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memberikan apresiasi untuk inisiatif para relawan dari kubu oposisi yang memberikan dukungan penuh kepada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan membuka posko penggalangan dana lewat aplikasi @GALANGPERJUANGAN.

PSI Anggap Penggalangan Dana Prabowo Bukan Ide Baru

Raja Juli Antoni

Seperti yang diketahui aksi penggalangan dana politik tersebut diumumkan sendiri oleh Prabowo melalui akun media sosial Facebook miliknya. Aksi tersebut lantas menjadi pro dan kontra dikalangan masyarakat.

Meski begitu, Sekjen PSI Raja Juli Antoni juga memberikan peringatan supaya ajang penggalangan dana tersebut tidak dijadikan sebagai sebuah kesempatan untuk melakukan ‘pencucian uang haram’ bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Saya apresiasi niat Pak Prabowo galang donasi dari publik untuk ongkos politik,” kata pria yang akrab disapa Toni saat ditemui di Jakarta, Sabtu (23/06/2018).

Baca juga : Prabowo : “Bangsa Ini Utang Terus”

Toni juga mengaku bahwa sebenarnya ide penggalangan dana politik oleh masyarakat yang serupa ini bukanlah hal yang baru. Pasalnya Toni mengingatkan bahwa aksi penggalangan dana seperti itu juga pernah dilakukan sebelumnya oleh Presiden Joko Widodo saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 silam. Selain itu, ada juga Basuki T Purnama (Ahok) saat Pilgub DKI 2017.

“2014 Pak Jokowi sudah melakukannya. Pak Ahok pada Pilkada lalu juga mampu mendanai ongkos politiknya melalui ‘patungan rakyat’. PSI sebagai partai baru sudah melaksanakannya melalui crowdfunding meminta publik berdonasi dengan membeli Kartu Sakti (Kartu Solidaritas Anti Korupsi dan Intoleransi),” jelasnya.

“Jadi apa yang dilakukan Gerindra dan Pak Prabowo adalah ide baik meski tidak baru,” sambungnya.
(Muspri-harianindo.com)