Jakarta – Pagi ini terlihat keributan di meja pengaduan warga di Balai Kota DKI Jakarta. Seorang ibu terlihat marah hingga menggebrak meja pelayanan.

Ibu Ini Kesal Dengan Solusi Yang Ditawarkan Balai Kota

Yosi selaku salah satu ibu-ibu yang termasuk dalam kumpulan berkata dengan nada tinggi “Bapak solusinya jangan begitu dong! Bilang ke swasta saja. Kok segampang itu?”

Permasalahannya, anak Yosi dan ibu-ibu lainnya tidak bisa mendaftar ke sekolah negeri di Jakarta meski nilai anak mereka tinggi.

Hal ini lantaran anak dari ibu Yosi berasal dari SMP di Bogor namun tempat tinggal mereka tetap di Jakarta. Yosi kemudian ingin menyekolahkan anaknya ke SMA negeri di Jakarta melalui jalur umum.

“Kan, kami juga enggak ngerti karena kalian sosialisasi juga tidak baik. Ada solusinya dong. Jangan melempar ke swasta saja,” ujar Yosi.

“Seharusnya informasinya itu (disampaikan) dengan bahasa yang simpel, jangan dibuat rumit,” katanya.

Yosi dan para ibu lain sebenarnya sudah mengadu ke berbagai tempat. Mulai dari pusat pengaduan di SMKN 1 Jakarta Jalan Budi Utomo, Jakarta Pusat, sampai ke Dinas Pendidikan.

Terakhir Yosi mengadu ke Balai Kota DKI Jakarta. Namun, dia belum mendapatkan solusi. Ibu lainnya juga ikut marah-marah. Bahkan mereka sampai menggebrak meja pengaduan di hadapan PNS

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)