Hamamatsu – Bos Tim Suzuki Ecstar, Davide Brivio, menyesali hasil negatif yang diraih Andera Iannone pada MotoGP Belanda, di Sirkuit Assen, Minggu 1 Juli 2018. Pada balapan itu, meskipun sempat berada di jajaran pembalap teredepan performa pembalap berjuluk The Maniac Joe itu justru semakin menurun dan akhirnya finis di posisi ke-11.

Davide Brivio : Saya Kecewa dengan Performa Iannone di MotoGP Belanda 2018

Hasil itu tentu tidak terlalu baik bagi Iannone yang akan meninggalkan Suzuki pada akhir musim ini untuk pindah ke Aprilia Gresini. Pada musim terakhirnya di Suzuki, dapat dipastikan Iannone ingin memberikan kenangan indah bagi tim yang bermarkas di Hamamatsu tersebut.

Akan tetapi, pada balapan di sirkuit kebanggaan Belanda itu tampak Iannone masih memiliki masalah dengan GSX-RR. Padahal, saat melakukan sesi latihan bebas dan kualifikasi Iannone memiliki kecepatan dan catatan waktu yang cukup baik.

Namun, saat balapan dimulai hal itu tidak terlihat dan Iannone tampak kesulitan mengejar pembalap lainnya. Alhasil, pembalap asal Italia itu hanya berusaha untuk mempertahankan posisinya dari kejaran rider lain di belakangnya.

“Sayangnya, Andrea (Iannone) tidak dapat melakukan balapan yang benar-benar bagus. Dia (Iannone) berjuang terutama dengan getaran di bagian belakang. Awalnya dia ada di grup depan, tetapi kemudian dirinya kehilangan akal dan sayangnya tidak bisa bersaing dengan yang lain, meekipun punya waktu putaran yang baik,” tandas Briviso sebagaimana diberitakan Suzuki Racing pada Senin (9/7/2018). (Tita Yanuantari – harianindo.com)