Home > Ragam Berita > Nasional > Inilah Sejumlah Alasan Mahfud MD Pantas Jadi Cawapres Jokowi

Inilah Sejumlah Alasan Mahfud MD Pantas Jadi Cawapres Jokowi

Jakarta – Peneliti senior Poltracking Indonesia Ahmad T Wibowo menilai Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD merupakan sosok yang pantas untuk mendampingi Joko Widodo (Jokowi) sebagai bakal Calon Wakil Presiden (Cawapres) dan mendampingi Jokowi bertarung dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Inilah Sejumlah Alasan Mahfud MD Pantas Jadi Cawapres Jokowi

Joko Widodo dan Mahfud MD

Alasan yang pertama adalah Mahfud disebut-sebut bakal menguatkan posisi Jokowi dalam beberapa hal antara lain elektabilitas hingga penerimaan di kalangan Muslim.

“Memang tidak ada calon wakil presiden yang sempurna. Tetapi, kami bisa mengatakan bahwa Mahfud merupakan sosok yang bisa melengkapi kebutuhan Pak Jokowi saat ini. Paling tidak dalam beberapa hal,” kata Wibowo saat ditemui di Jakarta, Kamis (02/08/2018).

Baca juga : Nasdem Yakin Elektabilitas Jokowi di Jabar Lebih Meningkat Dibanding 2014

Wibowo kemudian menjelaskan alasan yang kedua adalah Mahfud merupakan figur yang mampu menutup kebutuhan peningkatan elektabilitas Jokowi. Apabila Jokowi menggandeng Mahfud maka peluang untuk menang pada pilpres 2019 akan lebih besar.

“Masih ada waktu untuk menaikkan citranya dalam memperkuat elektabilitas Jokowi,” jelas pria yang akrab disapa Bowo ini.

Alasan selanjutnya adalah Mahfud MD merupakan figur yang akan dapat diterima di kalangan Muslim. Dengan menggandeng Mahfud, menurut Bowo, Jokowi dapat menepis opini selama ini berseberangan dengan kalangan Muslim.

“Mahfud juga dikenal sebagai tokoh Muslim moderat yang kapabel dan berintegritas serta mendapat dukungan masyarakat antikorupsi dan civil society,” pungkasnya.
(Muspri-www.harianindo.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

BMKG : Terjadi 230 Kali Gempa Susulan di Lombok

BMKG : Terjadi 230 Kali Gempa Susulan di Lombok

Jakarta – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat telah terjadi 230 kali gempa susulan ...