Jakarta – Ketua Umum Komunitas Pemuda Madani Furqan Jurdi melayangkan kritikannya atas adanya pengacara yang dikenal dengan kontroversinya seperti Farhat Abbas dan Razman Arief Nasution dalam anggota Tim Juru Bicara Kampanye pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Bergabungnya Farhat Abbas Dinilai Bakal Menambah Caci Maki Koalisi Jokowi

Farhat Abbas

Furqan menilai munculnya nama Farhat Abbas dalam tim tersebut memperlihatkan koalisi yang miskin figur. Hal itu senada juga dengan banyaknya kritikan publik terkait adanya Farhat Abbas dalam Tim Jubir Kampanye Jokowi-Ma’ruf.

“Menurut saya masuknya Farhat Abbas sebagai tim jubir Jokowi-Ma’ruf, akan menambah sederet caci-maki dalam politik kita. Kita semua tahu Farhat Abbas ini dan caranya berstatemen di berbagai kesempatan” kata Furqan saat ditemui di Jakarta, Kamis (16/08/2018).

Baca juga : Said Aqil : “Karena Yang Maju Rais Aam PBNU, Ya Harus Menang”

Selain itu, Furqan juga menilai jika nantinya Farhat Abbas akan menambah kegaduhan politik. Pengacara itu juga akan merusak sistem dan etika kehidupan politik kebangsaan.

“Saya enggak bisa bayangkan diskursus politik kebangsaan kita, kalau bobot tim seperti ini akan menghiasi hiruk-pikuk politik kita, maka tambah ributlah kondisi politik kebangsaan kita,” jelas Furqan.

Furqan menambahkan bahwa ia sangat menyayangkan hal tersebut terjadi dalam tim koalisi dari kubu Jokowi-Ma’ruf. Sebab menurutnya masih banyak tokoh yang sangat berkompeten dalam koalisi parpol Jokowi-Ma’ruf.

“Maka kalau formasi tim seperti itu disusun maka dapat dilihat kualitas koalisi yang dibangun oleh Jokowi-Ma’ruf. Padahal masih banyak orang yang memiliki kualitas dan kapasitas intelektual dalam koalisi pak Jokowi,” pungkasnya.
(Muspri-harianindo.com)