Misano – Pembalap Aprilia Racing, Aleix Espargaro, mengaku masih sulit beradaptasi dengan mesin baru yang dipasangkan di motor RS-GP miliknya. Sebab, mesin baru tersebut sangat berbeda dengan yang sebelumnya dipakai untuk balapan.

Aleix Espargaro Akui Belum Bisa Kendalikan Mesin Baru Aprilia

Espargaro

Selain mesin baru, Espargaro juga harus beradaptasi dengan kepala mekanik baru yakni Pietro Caprara. Keduanya harus bekerja keras untuk mengendalikan mesin spesifikasi baru hasil tinjauan ulang dari rekan setimnya, Scott Redding, usai pekan balapan MotoGP Inggris 2018.

Walau sudah memakai mesin baru, performa motor RS-GP miliknya tak kunjung membaik. Menurut Aleix, secara keseluruhan tenaga mesinnya masih jauh lebih rendah dibandingkan rival-rival di grid. Sebagai bukti, ia selalu tercecer di belakang dalam setiap sesi MotoGP San Marino 2018, mulai dari latihan hingga kualifikasi.

“Untuk saat ini saya tidak menyukai cara mesin baru bekerja terutama saat memasuki tikungan karena agak sulit dengan engine braking,” ujar Aleix Espargaro sebagaimana diberitakan Crash pada Sabtu (8/9/2018).

“Sangat berbeda dengan mesin lama sehingga saya harus sedikit beradaptasi. Kami butuh waktu dan saya mencoba untuk bersikap positif untuk bekerja keras meningkatkan motor,” imbuh kakak dari Pol Espargaro itu.

Menurut pembalap bernomor motor 41 itu, tujuan pengembangan mesin bukan untuk mengganti tenaga. Sebab, timnya lebih fokus menemukan setelan mesin terbaik untuk masa depan. Data yang diperoleh dari balapan pekan ini dengan mesin baru akan dipakai untuk pengembangan lebih lanjut. (Tita Yanuantari – harianindo.com)