Jakarta – Tim Direktorat Siber Bareskrim bersama Polda Metro Jaya akhirnya berhasil mengungkap perihal pelaku penyebar hoaks soal aksi demo mahasiwa di gedung Mahkamah Konstitusi (MK) beberapa waktu lalu.

Pelaku Penyebar Hoaks Soal Aksi Demo Mahasiwa di Gedung MK Diketahui Sebagai Anggota FPI

Brigjen Rahmad Wibowo selaku Direktur Siber Bareskrim Polri sudah memberikan pernyataan bahwa total ada empat pelaku yang ditangkap. Mereka adalah Gun Gun Gunawan, Suhada Al Syuhada, Muhammad Yusuf, dan Nugrasius.

Untuk Gun Gun Gunawan, dia dibekuk di Bandung, Jawa Barat karena menyebarkan hoaks soal demo mahasiswa yang rusuh di depan gedung MK. Video yang dia sebar berasal dari WhatsApp Group Bismillah yang isinya relawan pendukung Prabowo Subianto.

Lalu, yang kedua adalah Suhada Al Syuhada. Dia juga menyebarkan video yang sama dan memberikan keterangan seolah-olah keadaan bergejolak. Syuhada diketahui anggota Front Pembela Islam (FPI) di Jakarta Selatan.

Ketiga ada Muhammad Yusuf, warga Cianjur ini juga menyebarkan kabar bohong serupa. Melalui akun DOI, pelaku membagikan video itu ke grup Facebook dengan member sebanyak 115.072 orang.

Lalu, yang terakhir adalah Nugrasius. Dia yang dibekuk di Samarinda ini menyebarkan foto dan video tentang demo mahasiswa meminta Presiden Joko Widodo turun dari jabatannya.

Karena kelakuannya ini, para pelaku dikenakan dengan Pasal 14 dan Pasal 15 UU RI Nomor 01 tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 28 ayat (2) juncto Pasal 45A ayat (2) UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)