Jakarta – Ahmad Dhani Prasetyo kali ini terjerat dua kasus di Kepolisian Daerah Jawa Timur. Satu kasus, terkait dugaan pencemaran nama baik dan penghinaan vlog ujaran idiot. Kasus satunya, terkait dugaan penipuan utang Rp200 juta dalam penggarapan proyek Vila Singosari di Malang pada Mei 2016 silam.

Soal Utang Piutang, Dhani Anggap Hanya Upaya Pembunuhan Karakter

Hari ini Dhani dijadwalkan dimintai keterangan di Subdit Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim. Dua saksi ujaran idiot yang sudah datang dan dimintai keterangan, yakni Ferry Irawan dan seorang wanita.

Di bagian lain, di hari yang sama, saksi korban yang melaporkan Dhani dalam kasus penipuan utang-piutang Rp200 juta, Jaeni Ilyas, dipanggil penyelidik Subdit Harda Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jatim.

“Saksi korban kasus penipuan ADP (Ahmad Dhani Prasetyo) akan diperiksa di Harda Krimum pukul 13.00,” ujar kuasa hukum pelapor, Arif Fathoni.

Namun saat ditemui kemarin, Dhani hanya menjawab singkat “Itu pembunuhan karakter,”

“Menurut saya politisasi, karena saya tidak menyebut nama dan pelapor tidak punya legal standing. Kecuali, yang lapor Banser NU. Kalau Banser NU yang lapor itu masuk akal,” katanya.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)