Jakarta – Kiai M. Sholahuddin Humaidulloh selaku Pimpinan Pondok Pesantren Al-Kaumani (APIK) terlihat ikut menyambut kedatangan calon presiden Prabowo Subianto di kediamannya, Kaliwungu, Kendal kemarin Senin.

Soal Pembakaran Bendera, Prabowo : "Seharusnya Tidak Mudah Terpancing Provokasi"

Dalam pertemuan tersebut, keduanya sempat berbincang-bincang perihal banyak hal tak terkecuali mengenai adanya insiden pembakaran bendera HTI di Garut.

“Karena itu, saya menyayangkan hal tersebut terjadi, seharusnya lebih menjaga ketenangan dan tidak mudah terpancing provokasi. Hal tersebut bisa memecah belah umat dan bangsa,” ujar Prabowo.

Keduanya juga berbincang terkait masalah kesehatan. Pembahasan dimulai saat Prabowo membaca larangan merokok di ruang tamu kediaman Kiai Sholahuddin. “Wah di situ ada tulisan dilarang merokok Pak Kiai, saya juga tidak suka merokok,” ucapnya.

Kiai Sholahuddin kemudian menjelaskan alasan memasang pemberitahuan dilarang merokok di kediamannya. Karena ada beberapa wali santri (orang tua santri) yang menunggu kehadirannya sambil menghabiskan berbatang-batang rokok hingga membuat ruang tamu di kediamannya diselimuti asap.

“Jadi saya pasang pemberitahuan itu biar tidak ngebul,” papar Kiai Sholahuddin.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)