Jakarta – Eva Kusuma Sundari selaku politisi PDI-P ungkapkan permintaannya kepada Yusril Ihza Mahendra untuk mundur sebagai kuasa hukum Hizbut Tahrir Indonesia atau HTI.

Politisi PDIP Minta Yusril Tak Lagi Menjadi Pengacara HTI

Saat ditemui di gedung DPR kemarin, dirinya menuturkan bahwa “Dalam konteks ini, saya memohon kepada Pak Yusril mundur dari pengacara HTI, karena menurut saya kontradiktif,”

“Biar pas saja. Saya mendukung dan akan lebih sempurna beliau tidak dalam posisi yang kontradiktif,” ujar Eva.

Namun disisi lain, Eva juga mengakui bahwa kapasitas personal dan jam terbang Yusril tak perlu diragukan. Reputasinya selalu banyak menang, kalau menjadi pengacara.

“Zamannya Gusdur menjadi kredit poin bagi Pak Yusril, untuk ditawari sebagai pengacara, dan tentu Pak Erick Thohir mempertimbangkan berbagai advantage, apabila Pak Yusril itu mau masuk menjadi pengacara,” terang dia.

“Pak Yusril kan sangat cerdas dan paham apa yang tidak diucapkan, juga beliau saya pikir ditunggu wisdom-nya untuk kemudian pada posisi yang tidak kontradiktif, dan menurut saya ketika menerima menjadi pengacara Jokowi dan Ma’ruf, tentu jadi pertimbangan juga bagi beliau kita tunggu saja,” kata Eva.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)