Jakarta – Mantan Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham menegaskan, dirinya siap untuk menguak seluruh informasi-informasi dan data yang diketahuinya dalam kasus suap dugaan pembangunan PLTU Riau-1.

Idrus Marham Tegaskan Siap Menguak Seluruh Data Terkait Suap PLTU Riau-1

Idrus Marham

Penyidik lembaga antirasuah sendiri telah menyelesaikan berkas penyidikan Idrus Marham selaku tersangka kasus tersebut. Dengan begitu, Politikus Golkar itu akan segera menjalani persidangan.

“Saya sudah mengatakan saya seperti biasa kooperatif untuk menghadap proses dan saya siap menghadapi proses persidangan yang ada,” ujar Idrus di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (28/12/2018). “Saya sudah mengatakan saya seperti biasa kooperatif untuk menghadap proses dan saya siap menghadapi proses persidangan yang ada,” ujar Idrus di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (28/12/2018).

Menjelang persidangan, Idrus masih keukeuh tidak terlibat dalam perkara suap itu. Hal itu, lanjutnya, sebagaimana yang tertuang dalam proses persidangan terdakwa kasus ini Johannes Kotjo.

“Pak Kotjo selaku terdakwa menyampaikan bahwa Idrus tidak terlibat apa-apa, tidak pernah ikut rapat, tidak pernah terima uang itu Pak Kotjo,” ucap Idrus.

Dengan dilimpahkannya berkas perkara itu, Jaksa Penuntut KPK memiliki waktu 14 hari untuk menyusun dakwaan dari Politikus Golkar tersebut. Sidang sendiri rencananya digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta.

Baca juga: Diduga Jadi Calo CPNS di Jambi, Kejaksaan Tinggi Tangkap Panitia Seleksi

KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerjasama proyek PLTU Riau-1. Ketiganya yakni, Mantan Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih, Idrus Marham dan Blackgold Natural Resources Limited, Johannes B Kotjo.

Untuk dua tersangka, Eni Saragih dan Johannes Kotjo sendiri sudah menjalani persidangan terlebih dahulu terkait perkara ini. Sementara itu, Johannes Kotjo sudah divonis dua tahun delapan bulan penjara dengan denda Rp150 juta dan subsidair tiga bulan bui, dalam kasus suap pembangunan PLTU Riau-1. (Tita Yanuantari – harianindo.com)