Jakarta – Presiden Filipina Rodrigo Duterte sudah memberikan maklumat bahwa dirinya akan menghancurkan pihak-pihak yang melakukan serangan terhadap gereja Katolik di Pulau Jolo, Filipina selatan kemarin Minggu.

Filipina Menyebut Pelaku Bom Bunuh Diri di Gereja Sebagai Penjahat Tak Ber-Tuhan

Melalui jubirnya, Salvador Panelo, dia mengatakan musuh-musuh negara telah menantang pemerintah dalam menjamin keselamatan warga di wilayah itu, tetapi mereka akan dihancurkan.

“Angkatan Bersenjata Filipina akan bertindak dan menghancurkan para penjahat tak bertuhan,” tegasnya.

Seperti yang telah dikabarkan sebelumnya, belum ada klaim tanggung jawab dari kelompok manapun atas serangan ini. Namun Jolo selama ini dikenal sebagai salah satu basis milisi Abu Sayyaf.

Kepala Kepolisian Filipina Oscar Albayalde mengatakan kelompok Abu Sayyaf dicurigai sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan dua bom tersebut.

Menteri Pertahanan Filipina Delfin Lorenzana menyebut serangan itu sebagai perbuatan pengecut. Ia mendesak penduduk setempat untuk waspada dan membantu pemerintah mengeyahkan terorisme.

“Kami akan menggunakan seluruh kekuatan untuk menegakkan keadilan terhadap pelaku di balik insiden ini,” kata Lorenzana dalam keterangannya.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)