X
  • 5 days ago
Categories: NasionalRagam Berita

Petani Bawang Yang Curhat ke Sandiaga Uno Kini Dilaporkan ke Polisi Atas Kasus Dugaan Penganiayaan

Brebes – Petani bawang merah yang pernah curhat ke calon wakil presiden Sandiaga Uno, Moh Subkhan (46), kini harus berurusan dengan polisi setelah Sukro (60), warga Randusari Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, melaporkannya atas dugaan penganiayaan.

Petani asal Desa Tegalglagah, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jateng ini diduga memukul Sukro terkait pernyataan Sukro yang mengatakan bahwa dirinya gila.

Menurut keterangan KBO Satreskrin Polres Brebes, Iptu Triyatno, pihaknya akan melakukan gelar perkara dengan memeriksa sejumlah saksi.

“Sudah lengkap semua. Hasil visum dan saksi-saksi sudah dimintai keterangan. Hari ini agendanya gelar perkara soal kasus Subkhan,” kata Triyatno, Rabu (13/3/2019).

Peristiwa bermula saat Sukro dan seorang warga lainnya, Abdullah sedang memperbaiki baliho gambar salah satu calon legislatif yang miring, di sebuah jalan masuk Dukuh Tegalglagah Kidul, Desa Tegalglagah, Kecamatan Bulakamba, Brebes.

Saat itu, Moh Subkhan yang mengendarai sebuah mobil langsung menghampiri Sukro dan menanyakan maksud dari pernyataan Sukro dalam sebuah rekaman video.

“Dalam laporannya, Moh Subkhan menghampiri Sukro awalnya untuk menanyakan perihal pembuatan video yang berisi pernyataan dirinya gila. Namun mereka kemudian, saling adu mulut dan saling dorong mendorong yang diduga berakhir dengan pemukulan oleh Moh Subkhan terhadap Sukro,” jelasTriyatno.

Sukro mengalami luka-luka di bagian bibir dan dada sesak akibat didorong Subkhan. Sukro kemudian melaporkan kejadian ini ke Polres Brebes dengan didampingi dua orang saksi.

Moh Subkhan sendiri membantah dirinya telah memukul Sukro. Bahkan ia mengaku Sukro lah yang mencakar lehernya.

“Tangan saya sama sekali tidak memukul. Saya berani sumpah atas nama Allah. Justru Sukro yang mencakar leher saya sampai luka,” terang Subkhan sambil menunjukan bekas luka di lehernya.
(samsularifin – www.harianindo.com)

Samuel Philip Kawuwung :