Jakarta – Banyak pihak yang menilai bahwa saat ini keadaan PPP sedang carut marut setelah Romahurmuziy alias Rommy terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Nah banyak pula yang mempertanyakan apakah penangkapan itu akan berpengaruh pada elektabilitas partai berlambang kakbah itu di Pilpres 2019?

Elektabilitas PPP Anjlok Pasca Kasus Romahurmuziy?

Bahkan dari beberapa lembaga survey yang beredar, banyak dari mereka yang memprediksi PPP tak lolos ke Senayan. Dari 8 lembaga survei, 5 di antaranya memprediksi elektabilitas partai yang kini dipimpin oleh Suharso Monoarfa sebagai Plt ketum itu di bawah 4%. Sementara, untuk masuk ke DPR, parpol harus meraih 4% suara sesuai ambang batas parlemen atau parliamentary threshold (PT).

Hal ini tak ketinggalan membuat Jusuf Kalla ikut berkomentar, “Ya pastilah, terutama efeknya kan ke PPP. Kalau PPP efek pasti juga ke lainnya juga punya efek,”

Tak hanya JK, hal senada juga disampaikan Partai Gerindra. Gerindra menilai penangkapan Rommy akan menggerus suara PPP bak tsunami di Pileg 2019.

“Bicara kasus Rommy ini tentu mau bantah atau nggak ini pasti dampak elektoral pada PPP,” kata anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)