Jakarta – Slamet Ma’arif selaku Ketua PA 212 menuturkan bahwa ide untuk mengusung khilafah baru dalam tahap angan-angan. Dirinya menuturkan bahwa pemerintah lebih baik fokus pada isu PKI ketimbang khilafah.

Ketua PA 212 Minta Pemerintah Lebih Perhatikan Isu PKI Dibanding Khilafah

Saat ditemui di depan KPU, Slamet menuturkan bahwa “Kalau urusan isu khilafah baru mimpi belum kenyataan. Yang harus diperhatikan PKI yang jelas terbukti memberontak. Mengkhianati bangsa, kebangkitan PKI harusnya lebih diperhatikan. Sekarang sesuatu yang masih di awang-awang baru isu jadi masalah. Tapi yang jelas memberontak negara kok dilupakan,”

“Pak Prabowo sudah sampaikan sampai ke perguruan tinggi penanaman ideologi. Dari mulai usia dini sampai perguruan tinggi,” katanya.

“Yang terpenting adalah pemahaman ideologi Pancasila, jangan cuma teriak tapi pemahaman Pancasila di masyarakat hilang, sehingga jadi simbol saja,” ujar Slamet.

PA 212 sendiri, kata Slamet, berkomitmen mendukung Prabowo dalam menegakkan ideologi Pancasila. Dia mengatakan Pancasila sebagai pedoman yang diwariskan oleh pendiri bangsa.

“Pak Prabowo menunjukkan bahwa nasionalisme begitu luar biasa. Pancasilais, artinya siapapun baik dia maupun kami tidak mengganti Pancasila. Itu bagian dari komitmen pendiri bangsa kita, termasuk dari kami juga,” pungkasnya.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)