Jakarta – Nama Ma’ruf Amin dikabarkan masuk dalam daftar undangan kampanye akbar Prabowo-Sandi di GBK pada 7 April mendatang membuat TKN Jokowi-Ma’ruf Amin mengatakan bahwa mestinya panitia mengirim undangan resmi.

Tim Jokowi Menunggu Undangan Resmi Kampanye Akbar Prabowo-Sandi Untuk Ma'ruf Amin

Saat dimintai keterangan, Inas N Zubir selaku Jubir TKN menuturkan bahwa “Ungkapan Taufik yang mengatakan bahwa Kiai Ma’ruf Amin juga boleh datang, justru terasa aneh, karena Kiai Ma’ruf kan sesepuh ulama Indonesia yang dihormati dan disegani oleh seluruh ulama di Indonesia dan juga alumni 212, sepantasnya lah diundang secara resmi oleh BPN, kalau nggak diundang, hati-hati deh, nanti kualat tuh! Atau, jangan-jangan BPN takut jika kehadiran Kyai Ma’ruf akan menggerus suara Prabowo Subianto?”

“Lagian Alumni 212 juga tidak semuanya yang akan mendukung Prabowo Sandi, karena banyak yang sudah menyadari dan sadar bahwa ijtimak ulama yang lalu, yang mengukuhkan Prabowo Subianto menjadi capres 212, hanya dihadiri oleh 6 orang ulama saja dan 13 orang politisi yang didandani sebagai ulama, dan informasi ini sudah dibeberkan oleh mantan bendahara alumni 212, yakni Usama Hisham,” kata Inas.

“Karena partai-partai pengusung Anies pada saat Pilkada DKI sebagian besar ada di Kubu Prabowo Sandi, maka sudah sewajarnya Anies diundang hadir kampanye akbar Prabowo Sandi di GBK, kalau Anies gak diundang atau juga gak hadir pada saat kampanye akbar tersebut, justru terasa janggal bukan?” ujar politikus Hanura itu.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)