Jakarta – Kepala Badan Saksi Pemenangan Pemilu PDI Perjuangan lemparkan tantangan kepada kubu Prabowo untuk membuka data real count. BPN Prabowo menjawab tantangan dengan menegaskan proses perhitungan dikawal saksi.

Tim Jokowi Minta Kubu Prabowo Buka Data Real Count Internal

Saat ditemui kemarin, Arif Wibowo selaku Kepala Badan Saksi Pemenangan Pemilu PDI-P menuturkan bahwa “Tadi saya bilang silakan semua diaudit. Supaya klaim kita, klaim yang berdasar. Ingat basisnya harus C1 asli salinan yang diberikan KPPS kepada para saksi,”

Dirinya kemudian menuturkan bahwa saat ini masyarakat harus berpikir cerdas soal data penghitungan suara Pilpres 2019. PDIP melakukan real count dengan menginput data ke cabang hingga ditabulasi di markas DPP.

PDIP sebagai pengusung Jokowi-Ma’ruf Amin merilis hasil hitung TPS per pukul 14.10 WIB kemarin. Data itu diambil dari total 58.656 TPS dengan jumlah suara masuk mencapai 10.691.760. Untuk diketahui jumlah TPS pada pemilu serentak sebanyak 813.350 TPS.

“C1 itulah yang menjadi dasar dalam penghitungan suara di setiap jenjang rekap penghitungan surat suara sampai dengan nanti akan berakhir pada tanggal 22 Mei nanti,” katanya.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)