Home > Ragam Berita > Nasional > Amien Rais Sebut Jokowi Presiden Bebek Lumpuh Karena Kalah di Pilpres 2019

Amien Rais Sebut Jokowi Presiden Bebek Lumpuh Karena Kalah di Pilpres 2019

Jakarta – Politisi senior Amien Rais kembali melontarkan pernyataan negatif kepada calon presiden petahana Joko Widodo.

Amien Rais Sebut Jokowi Presiden Bebek Lumpuh Karena Kalah di Pilpres 2019

Dalam orasinya di acara syukuran kemenangan Prabowo-Sandi di Padepokan Pencak Silat TMII, Jakarta Timur, Rabu (24/4/2019), Amien Rais menyebut Jokowi sebagai presiden bebek lumpuh karena telah kalah dalam Pilpres 2019.

Sebelumnya, Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) ini menyinggung soal orasi Jokowi di Yogyakarta yang akan melawan orang-orang yang merendahkannya.

“Pak petahana mengatakan ‘Saya 4 tahun dihina-hina, direndah-rendahkan, tetapi disini saya akan melawan’,” kata Amien Rais menirukan ucapan Jokowi kala itu.

“Bro, yang dilawan siapa? Jadi Pak Jae (Jokowi) akan melawan rakyatnya sendiri?” lanjut Amien Rais.

Amien Rais kemudian menegaskan, pemenang Pilpres 2019 adalah Prabowo-Sandi, dan presiden terpilih adalah Prabowo.

“Dalam khazanah politik itu, kalau pilpres sudah selesai yang menang sebelum dilantik dinamakan president elected. Presiden sudah dipilih yaitu Pak Prabowo,” kata Amien.

Karena itu, Amien Rais meminta agar Jokowi tidak mengambil kebijakan fundamental selama sisa masa pemerintahannya yang tinggal beberapa bulan lagi.

Amien menggambarkan Jokowi seperti presiden bebek lumpuh.

“Petahana yang menyelesaikan periode 4 bulan yang akan datang, sampai akhir periodenya, dinamakan presiden bebek lumpuh,” sindir Amien Rais.

“Dia tidak boleh lagi menambah utang baru, tidak boleh lagi ambil kebijakan fundamental,” lanjutnya.

“Karena itu, sebagai presiden bebek lumpuh tenang-tenang saja, nanti akan ada pergantian yang sejuk, yang konstitusional, demokratis,” ucap Amien Rais.

Sebelumnya, istilah bebek lumpuh juga pernah dilontarkan Amien Rais kepada Jokowi saat berbicara di forum diskusi ‘Refleksi Malari, Ganti Nakhoda Negeri?’ di Menteng, Jakarta Pusat, pada 15 Januari 2019 lalu.

“Insya Allah, dengan doa dan usaha kita, pada Magrib 17 April 2019 kita akan adakan syukuran dan Prabowo-Sandi akan dilantik 20 Oktober 2019,” kata Amien Rais.

“Selama rentang waktu 17 April sampai 20 Oktober 2019 itu kita jadikan Pak Joko Widodo seperti bebek lumpuh, karena sudah pasti kalah,” lanjut Amien.
(samsularifin – www.harianindo.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kunjungi Rekapitulasi Suara di Surabaya, Sandiaga Uno Diteriaki ‘Pak Wapres’

Kunjungi Rekapitulasi Suara di Surabaya, Sandiaga Uno Diteriaki ‘Pak Wapres’

Surabaya – Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno, pada Sabtu (27/4/2019), mengunjungi tempat ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 409

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135