Home > Ragam Berita > Nasional > Dapat Suara Banyak dari Bali, Ini Janji Jokowi Bagi Pulau Dewata

Dapat Suara Banyak dari Bali, Ini Janji Jokowi Bagi Pulau Dewata

Denpasar – Gubernur Bali I Wayan Koster mengungkapkan apa yang akan dilakukan calon presiden petahana Jokowi terhadap Bali sebagai bentuk apresiasi karena unggul dalam penghitungan cepat (quick count) Pilpres 2019, apalagi di Bali pasangan Jokowi-Ma’ruf menang telak.

Dapat Suara Banyak dari Bali, Ini Janji Jokowi Bagi Pulau Dewata

“Jadi yang langsung direspons oleh presiden saat dalam pertemuan itu adalah mengenai pusat kebudayaan Bali. Itu langsung diperintahkan ke Kementerian PU (pekerjaan umum) untuk menyusun rencana pembangunan. Bahkan tahapannya kalau bisa di tahun 2019 ini,” kata Koster setelah bertemu dengan Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (22/4/2019).

Jokowi bahkan langsung menanyakan berapa Rencana Anggaran Biaya (RAB), yang dijanjikan Koster selesai disusun pada Juni mendatang.

“Itu menjadi perhatian khusus Bapak Presiden, beliau memerintahkan Menteri PU dan Menteri Keuangan bahwa pusat pembangunan kebudayaan Bali sangat penting buat Bali jadi sangat diprioritaskan,” ujar Koster, di kantornya, Jl Basuki Rahmat, Denpasar, Bali, Kamis (25/4/2019).

Selain soal pembangunan pusat kebudayaan Bali, Jokowi juga menyetujui soal skema dana desa adat bagi warga Bali yang nanti akan dibicarakan bersama dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

“Kemudian dana adat, transisi sedang disiapkan skemanya. Yang jelas Bapak Presiden sangat setuju sekali. Yang penting skemanya yang kita kebutkan, apakah menggunakan desa adat atau dengan nomenklatur kementerian sektor. Ini masing-masing ada konsekuensinya. Saya akan bertemu Menkeu untuk menindaklanjuti skema yang tepat agar tidak menimbulkan kecemburuan daerah lain se-provinsi. Kalau dapat skema itu semua daerah dapat,” ujar Koster.

Anggaran renovasi Pasar Sukawati dan rencana pembangunan RSUD di Tabanan juga mendapatkan perhatian dari Jokowi.

“Kemudian yang berikut Pasar Sukawati sekarang sudah dapat di 2019 dapat Rp 80 miliar masih butuh lagi sekitar Rp 100 miliar untuk penganggarannya langsung dianggarkan menteri PU 2020,” ucap Koster.

“Kemudian RSUD di Tabanan karena belum secara spesifik, disiapkan dengan skema SMI (Sarana Multi Infrastruktur), dalam bentuk pinjaman lunak yang bisa dicicil. Saya minta ke pak presiden jangan pak ibu bupati akan berakhir tahun depan biarlah ini sebagai penghargaan kepada bupatinya yang akan menyelesaikan masa jabatannya dan perolehan bapak presiden di Tabanan adalah 90%, ini hadiah untuk bupati tabanan supaya diprogramkan ke Kemenkes,” tambahnya.

Presiden Jokowi juga akan ‘menghadiahi’ program infrastruktur untuk warga Bali.

“Yang berikut adalah infrastruktur saya minta agar dibuatkan jalan by pass lingkar Bali untuk meneruskan By Pass Ida Bagus Mantra yang dapat bantuan hibah dari pemerintah Australia supaya ini diteruskan. Kemudian shortcut Singaraja Denpasar dan Shortcut Denpasar, semua direspon,” jelas Koster
(samsularifin – www.harianindo.com)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

x

Check Also

Kunjungi Rekapitulasi Suara di Surabaya, Sandiaga Uno Diteriaki ‘Pak Wapres’

Kunjungi Rekapitulasi Suara di Surabaya, Sandiaga Uno Diteriaki ‘Pak Wapres’

Surabaya – Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno, pada Sabtu (27/4/2019), mengunjungi tempat ...


Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 409

Warning: A non-numeric value encountered in /srv/users/serverpilot/apps/harianindo/public/wp-content/plugins/mashshare-sharebar/includes/template-functions.php on line 135