Jakarta – Akhir pekan lalu, seorang pria asal Garut ditangkap pihak kepolisian lantaran diduga telah menyebarkan video hoaks Emak-emak labrak KPU Jombang. Pelaku sengaja menyebarkan hoaks untuk meramaikan isu kecurangan KPU di Pemilu 2019. Kini polisi menyelidiki sumber video hoaks tersebut.

Sebar Video Hoaks Soal KPU, Pria Asal Garut Diringkus Aparat

Bernama Rukman (30), pelaku ini adalah warga Desa Cibiuk Kaler, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut. Rukman diringkus di rumah mertuanya, Kampung Neglasari, Desa Cibiuk Kaler hari Sabtu lalu.

AKBP Fadli Widianto selaku Kapolres Jombang menuturkan bahwa “Jadi pengakuan dia, dia hanya ambil dari IG orang. Masih kami dalami karena lupa katanya dari IG siapa,”

“Kami dalami lebih lanjut. Karena kalau sudah viral, agak kesulitan siapa yang memulai,” terangnya.

Kepada polisi, Rukman mengaku menjadi pendukung Pasangan 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dia ingin menambah ramai isu kecurangan yang dituduhkan kepada KPU terkait Pemilu 2019.

“Pelaku ingin menambah ramai isu KPU curang. Sehingga seolah-olah tuduhan KPU curang makin masif. Dengan adanya hal itu membuat masyarakat umum akan semakin percaya tuduhan bahwa KPU curang,” tambah Fadli.

Kini Rukman ditahan di Polres Jombang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia dijerat dengan Pasal 45A ayat (1) UU RI No 19 tahun 2016 tentang perubahan atas UU RI No 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Hukuman penjara maksimal 6 tahun sudah menantinya.

(Ikhsan Djuhandar – harianindo.com)