Jakarta – Raffi Ahmad dan Nagita Slavina sedang asyik menikmati masa liburan di Australia. Pada liburan kali ini Raffi dan Gigi turut mengajak serta keluarga serta asistennya.

Tak hanya itu, Raffi juga menjajal melihat keindahan Australia sembari terbang menggunakan pesawat kecil Sling 2 LSA. Raffi pun membagikan momen spesialnya ini melalui akun YouTube miliknya, Rans Entertainment.

Dengan didampingi seorang pilot, Kapten Josh Saunders, Raffi pun girang bisa merasakan terbang 360 derajat di langit Australia. Raffi tak bisa menyembunyikan ekspresi girang tersebut ketika menaiki pesawat.

“Seru banget guys, tadi gua muter 360 derajat,” ujar Raffi setelah berhasil mendarat. “Keren banget guys gokil.”

Bukan cuma itu saja, Raffi sempat mengungkapkan keinginannya untuk membeli pesawat kecil ataupun helikopter. “Pesawat-pesawat kayak gini boleh juga guys, kalau kita punya duit buat muter-muter Jakarta. Tapi harus belajar license terbang dulu,” tutur Raffi.

Raffi pun bertanya-tanya tentang harga helikopter dengan tim Sydney Flying Academy, Intan Saunders. Raffi pun sedari dulu sudah memiliki keinginan untuk membeli halikopter, namun belum terwujud.

“Sebenarnya cita-cita gua pengen beli helikopter guys,” ungkap Raffi. “Cita-cita aku pengen punya helikopter, yang belum kesampaian beli helikopter. Private jet kayaknya terlalu mahal.”

“Ini buat empat ya, dua supir dua penumpang ya?” tanya Raffi pada Intan. “Eh sori ini buat satu pilot tiga penumpang. Kira-kira sekarang kurang lebih berapa ya helikopter?”

“Sekitar tiga sampai lima (miliar rupiah),” jawab Intan. “Tiga sampai lima M? Tiga sampai lima M tapi yang kecil kan. Iya kalau di luar negeri, kalau masuk ke Indonesia ya lebih mahal lagi. Karena berkali-kali lipat guys,” sahut Raffi.

Raffi kemudian menuturkan bahwa menurutnya harga sebuah helikopter di Indonesia bisa mencapai puluhan hingga ratusan miliar rupiah. “Kalau di Indonesia bisa seratus dua ratus miliar. Kalau helikopter tuh 70 (miliar rupiah), masuk Indonesia jadinya 70,” kata Raffi.

Suami dari Nagita Slavina ini menduga harga helikopter di Indonesia jauh lebih mahal karena terkena pajak. “Karena nggak tahu ya, jadi ada pajaknya, jadi tiga kali lipat semua. 70 M kayaknya, aku juga nggak tahu,” ungkap Raffi.

Tak hanya Raffi, sang asisten Merry juga berkesempatan untuk naik pesawat tersebut. Meski sempat ragu, Raffi berhasil meyakinkan Merry untuk menaikinya. Setelah selesai, keduanya kemudian mendapatkan sertifikat terbang dari Sydney Flying Academy. (Hari-harianindo.com)