Melbourne – Kelompok Negara Islam (ISIS) memiliki pendukung yang membakar masjid di Melbourne. Tiga pendukung ISIS yang membakar masjid tersebut saat ini dipenjarakan.

Diketahui, tujuan tiga pendukung ISIS membakar masjid tersebut adalah untuk meneror komunitas Muslim Syiah dipenjarakan selama lebih dari 16 tahun. Seorang hakim mengatakan kejahatan mereka dimotivasi oleh kebencian, intoleransi dan kedengkian.

Abdullah Chaarani , Ahmed Mohammed, serta Hatim Moukhaiber, dijatuhi hukuman di Mahkamah Agung Victoria karena terlibat dalam aksi teroris dengan membakar masjid Fawkner pada Desember 2016.

Sebelumnya, Chaarani dan Mohammed, juga dihukum atas rencana yang digagalkan untuk melakukan serangan teroris di Kawasan Federation Square, yang direncanakan hanya beberapa minggu setelah serangan di masjid itu.

Hakim Agung Andrew Tinney menyatakan Muslim Sunni telah melakukan kejahatan keji untuk menyerang dan meneror komunitas Syiah, yang menggunakan masjid tersebut. Hakim Tinney mengungkap bahwa tindakan itu adalah “serangan terhadap kebebasan beragama” yang “tidak mungkin dimaafkan”.

Pengadilan mengungkap bahwa Chaarani dan Mohammed juga sebelumnya mencoba membakar Islamic Centre sebulan sebelumnya. Chaarani dan Mohammed dijatuhi hukuman 22 tahun dengan periode non-pembebasan bersyarat selama 17 tahun atas serangan masjid dan upaya pembakaran masjid sebelumnya pada bulan November 2016. Keputusan tersebut telah dinantikan oleh anggota keluarga, teman dan sekelompok besar polisi anti terorisme. (NRY-harianindo.com)