Jakarta – Ketua DPP PKS Habib Aboe Bakar Al Habsy, menyatakan bahwa demokrasi tidak akan baik jika tidak ada partai lain yang berada di luar pemerintahan. Dia menegaskan bahwa demokrasi tidak akan berjalan dengan baik ketika tidka da yang berdiri sebagai pengontrol pemerintahan.

Karena itu, ujar dia, PKS tetap mengambil sikpa sebagai oposisi, yang diistilahkannya sebagai oposisi yang bermartabat. “Jadi tidak nyaman demokrasi itu kalau tidak ada kontrol. Tidak menarik,” kata Aboe di gedung DPR, Jakarta, Kamis (25/07).

Aboe mengumpamakan, sepeda akan bergerak kalau pedal kiri turun ke bawah, dan yang kanan bergerak ke atas. Harus sama-sama bergerak.Jika berhenti, sepeda tersebut akan terjatuh.

“Begitu juga dengan negara, kalau ada kontrol maka akan berjalan baik. Kalau tidak maka akan berat nanti,” tegas anggota Komisi III DPR yang membidangi hukum, hak asasi manusia, dan keamanan itu.

Dia menegaskan, PKS tidak memikirikan masalah posisi dan jabatan. Aboe membeberkan bahwa PKS bejalar dari PDI Perjuangan yang tetap tenang menjadi oposisi selama dua periode.

“Kami belajar dengan guru kami PDIP, dia sudah dua periode (di luar pemerintahan) santai saja. Biasanya, habis oposisi sebentar, yang bermartabat begini biasanya tahun depan akan menang,” ungkap Aboe.(Hr-harianindo.com)