Jakarta – Guntur Romli menuding keinginan Ijtima Ulama IV yang memperjuangkan NKRI syariah hanyalah kedok belaka. Menurut politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu, maksud utama mereka tetaplah mendirikan sistem khilafah. Melalui akun Twitternya, @GunRomli, NKRI syariah adalah propaganda bikinan koalisi FPI dan HTI.

“NKRI Syariah Berlandasakan Pancasila’ adalah propaganda palsu & bodoh, tujuan mereka kan tetap tegaknya Khilafah, propaganda palsu ini berasal dari koalisi FPI & Hizbut Tahrir. Menyebut NKRI & Pancasila cuma kedok saja,” cuit Guntur Romli pada Rabu (07/08/2019).

Baca Juga: Ustaz Bernard: “Kenapa Harus Ada Yang Nyinyir Saat Para Ulama Berijtima”

Sebelumnya dikabarkan bahwa Ijtima Ulama IV digelar di Hotel Lorin Sentul, Bogor, Jawa Barat, pada Senin (05/08/2019). Forum tersebut menghasilkan delapan poin rekomendasi yang telah disepakati.

Berdasarkan pembacaan putusan oleh Penanggung Jawab Ijtima Ulama IV, Yusuf Muhammad Martak, salah satu rekomendasi mereka adalah untuk memperjuangkan pemulangan Habib Rizieq Shihab. Kemudian, pada poin 3.6 disebutkan bahwa mereka sepakat untuk mewujudkan NKRI Syariah.

“Mewujudkan NKRI Syariah yang berdasarkan Pancasila sebagaimana termaktub dalam Pembukaan dan Batang Tubuh Undang-Undang Dasar 1945 dengan prinsip ayat suci di atas ayat konstitusi agar diimplementasikan dalam kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara,” papar Yusuf Martak. (Elhas-harianindo.com)