Sidoarjo – Perampok sadis yang mengincar para nasabah bank behasil ditangkap oleh Satuan Reserses Kriminal Polresta Sidoarjo. Satu perampok tewas tertembus peluru karena melakukan perlawanan saat hendak ditangkap.

Perampokan dua pelaku itu salah satunya dilakukan di pabrik kawasan Kecamatan Krian, Sidoarjo pada 2 Agustus lalU. Rekaman CCTV polisi berhasil mengidentifikasi para pelaku dan kemudian memburunya.

Polisi telah mengamankan Muzamil di rumahanya Bangkalan Madura. Muzamil terpaksa dihadiahi timah panas pada kakinya, karena berusaha kabur. Selain itu polisi juga menyita dua unit motor, helm, uang sisa hasil rampokan, dan sebilah senjata tajam yang digunakan pelaku.

“Polisi terpaksa menembak salah satu pelaku Munir karena menyerang ketika akan ditangkap. Pelaku tewas saat dirawat di RS Bayangkara, Surabaya,” ujar Kombes Zain Dwi Nugroho, Kapolres Sidoarjo.

Sindikat perampok grup Madura ini dalam melakukan aksinya dikenal sadis. Mereka tidak segan-segan melukai korban jika melawan.

“Sindikat perampok grup Madura ini sudah melakukan perampokan di 3 TKP di Sidoarjo. Yaitu perampokan di pabrik Krian, perampokan nasabah bank di jalan Pahlawan dan Monginsidi,” imbuh Kombes Zain.

Muzamil sat ini mendekam di balik tahanan Mapolresta Sidoarjo, sambil menunggu proses hukum lebih lanjut. Pelaku akan dijerat pasal 365 KUHP, tentang pencurian disertai kekerasan, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara. (NRY-harianindo.com)