Gaza – Gaza menerima serangan dari Israel. Serangan tersebut menggunakan pesawat tempur dan tepatnya terjadipada hari Sabtu (17/08/2019). Israel mengincar dua fasilitas milik kelompok Hamas.

“Serangan itu dilakukan sebagai respons atas roket yang diluncurkan dari Gaza awal malam ini,” kata militer Israel dalam sebuah pernyataan.

Hamas mengatakan bahwa serangan Israel ke Gaza bertujuan mengalihkan perhatian atas kekerasan yang terjadi di Tepi Barat baru-baru ini.

“Serangan Israel adalah pesan eskalasi dan agresi yang dimaksudkan untuk mengalihkan perhatian dari tindakan heroik di Tepi Barat, yang telah membingungkan perhitungan musuh serta memperdalam krisis internal,” ujar juru bicara Hamas Fawzi Barhoum.

Hamas menilai aksi penikaman itu merupakan wujud kemarahan.

“Kemarahan bangsa kami meningkat dan insiden penikaman adalah respons terhadap penyerangan berulang-ulang di Masjid Al-Aqsa serta kejahatan pendudukan yang sedang berlangsung,” ujar Hamas.

Al-Dibs menyatakan bahwa para pemukim Yahudi itu memperoleh dukungan dari personel kepolisian Israel. Mereka menggunakan gas air mata, peluru karet, dan pentungan untuk membubarkan umat Muslim agar memberi jalan kepada para pemukim Yahudi untuk menyelesaikan ritual ibadah mereka di sana. (NRY-harianindo.com)