Tegucigalpa – Setelah pada 2017 lalu Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengemukakan wacana kontroversial dengan mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan resmi memindahkan kedutaan besarnya ke kota tersebut setahun berikutnya, belakangan sejumlah negara juga turut melakukan langkah yang serupa dengan AS.

Salah satu negara yang mempertimbangkan akan mengambil tindakan serupa terkait Israel adalah Honduras. Negara di kawasan Amerika Tengah tersebut memutuskan untuk memberi pengakuan terhadap klaim Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Presiden Honduras, Juan Orlando Hernandez, berencana untuk melakukan kunjungan ke Israel pada Jumat (30/08/2019) esok. Dalam lawatannya tersebut, salah satu agenda utamanya adalah peresmian kantor diplomatik di Yerusalem sebagai perpanjangan dari kedutaan besar Honduras untuk Israel.

“Bagi saya, hal itu merupakan pengakuan bahwa Yerusalem adalah ibu kota Israel,” kata Presiden Hernandez berdasarkan lansiran AFP, Rabu (28/08/2019).

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Honduras mengatakan bahwa mereka menerima usulan dari pemerintah Israel agar memindahkan kedutaan besar mereka ke Yerusalem. Kini, pihaknya sedang mengkaji usulan tersebut dengan mempertimbangkan konteks nasional dan internasional.

Pada 6 Desember 2017, Presiden AS Donald Trump melalui dokumen resminya menyatakan bahwa Amerika Serikat memberi pengakuan terhadap Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Keputusan tersebut ditindaklanjuti dengan peresmian kedutaan besar AS untuk Israel di Yerusalem pada tanggal 14 Mei 2018.

Meskipun sejumlah negara dan komunitas internasional merespon negatif langkah yang diambil oleh Trump tersebut, namun ada pula beberapa negara yang turut mempertimbangkan hal serupa. Guatemala juga memindahkan kedutaan besarnya selang dua hari setelah Amerika Serikat.

Sementara Brasil, Republik Ceko, Romania, dan Honduras mempertimbangkan langkah yang sama. Paraguay yang sempat memindahkan kedutaan besar ke Yerusalem hanya bertahan empat bulan sebelum mereka mengembalikan posisi kedutaan besar ke kota Tel Aviv. (Elhas-harianindo.com)