Jakarta – Wiliam Aditya Sarana, selaku Anggota DPRD Jakarta dari fraksi PSI menolak rencana Gubernur Anies Baswedan yang mengizinkan Pedagang Kaki Lima (PKL) berjualan di trotoar Jakarta.

William berhasil memenangkan gugatannya terhasap Anies. Pasalnya Anies membiarkan PKL berdagang di trotoar Jalan Jati Baru, Tanah Abang Jakarta Pusat. Apabila Anies menjalankan rencananya itu, maka William disebutnya tidak menghormati keputusan MA untuk melarang penggunaan trotoar untuk PKL.

“Pak Anies bukan lagi melawan saya (sebagai penggugat di MA), tapi sudah melawan Mahkamah Agung,” ujar William saat dihubungi, Jumat (30/08/2019).

William dengan tegas menyatakan apabila Anies tetap pada rencananya yang menyimpang dari putusan MA. William mengaku akan mendesak anggota DPRD Jakarta untuk memanggil Anies.

“Kalau Pak Anies tidak segera mengeksekusi putusan MA, maka kami fraksi PSI akan mendorong dewan memanggil Pak Anies ke DPRD,” kata William.

Selain mempertanyakan rencana Anies, William juga ingin mempertanyakan sejauh mana mantan Mendikbud itu sudah membenahi PKL. Selain itu dalam pelaksanaannya, berapa anggaran yang digunakan, dan inovasi Pemprov dalam menata PKL juga akan dipertanyakan ke Anies.

“Tujuan kami memanggil pak anies ini memang rencananya bukan hanya mempertanyakan kenapa dia belum mengeksekusi putusan MA,” kata William.

“Saya dengar bahwa PDIP juga setuju untuk rencana memanggil Anies karena belum melaksanakan putusan MA,” pungkasnya. (NRY-harianindo.com)