Jakarta – Tak hanya Timnas senior yang mengalami kekalahan dalam laga melawan Malaysia, rupanya tim juniornya pun juga mengalami hal serupa. Timnas Indonesia U-19 harus menanggung kekalahan atas Iran dengan skor 2-4.

Laga uji coba yang berlangsung pada Sabtu (07/09/2019) kemarin diselenggarakan di Stadion Patriot Chandrabhaga. Pertandingan baru berjalan 14 menit, Indonesia sudah kebobolan satu gol dari Yasin Salmani.

Sempat melawan, Garuda Muda berhasil mencetak gol pertamanya dari Muhammad Fajar Fatur Rahman. Akan tetapi, raihan tersebut kemudian dibalas dengan tiga gol lawan dari Ali Sobhani, Aria Barzegar, dan Mahdi.

Bagus Kahfi sempat menjaga harapan di menit ke-86 dengan mencetak gol ke kandang Iran. Akan tetapi, hingga peluit tanda akhir berbunyi, Timnas U-19 tidak menambah perolehan gol.

Mengenai kekalahan tim asuhannya, Fakhri Husaini mengatakan bahwa salah satu faktor penyebabnya adalah kesulitan Garuda Muda dalam mengantisipasi serangan balik dari lawan.

“Mereka harus tahu ketika menghadapi lawan-lawan dengan postur tinggi. Di babak pertama mereka ada upaya mengganggu lawan. Lalu, kami kehilangan konsentransi gol kedua dan ketiga sepertinya mereka kaget. Kami mencoba, sayangnya satu gol saja,” kata Fakhri.

Selain itu, kurangnya kekompakan di tiap lini Garuda Muda pada saat babak kedua juga menjadi penyebab Indonesia tidak maksimal dalam laga kemarin.

“Transisi negatif di babak kedua. Ada beberapa masalah. Ketika lini-lini sudah mulai kelihatan bekerja sendiri-sendiri, menyerang-menyerang, bertahan-bertahan susah mempertahankan gawang. Di luar kontrol kami ya. Sudah kami lakukan sebenarnya mengikuti gol di awal-awal. Kemasukan gol dalam waktu cukup cepat mereka kelihatan panik,” paparnya.

Meski demikian, Fakhri mengatakan bahwa dirinya tak ambil pusing dengan hasil akhir pertandingan tersebut. Ia merasa puas dengan permainan Timnas U-19 yang sempat bermain apik di awal laga. (Elhas-harianindo.com)