New Delhi – Misi India mendarat di bulan telah kandas, pasalnya Vikram tela hilang kontak saat akan mendekati bulan. Vikram merupakan wahana pendaratan milik Indian Space Research Organization (ISRO).

“Penurunan lander Vikram sudah sesuai rencana dan performanya normal sampai ketinggian 2,1 kilometer. Di saat yang sama, komunikasi hilang. Datanya masih dianalisis,” imbuh Kepala ISRO K. Sivan.

Vikram sebelum putus kontak, Vikram sebelumnya telah membawa robotik Pragyaan. Hal itu bertujuan untuk mendarat di kutub selatan Bulan untuk mencari keberadaan sumber daya air dan mineral di sana.

“(Kutub selatan) merupakan tempat yang belum pernah dijelajahi siapapun,” ungkapnya.

Vikram sendiri adalah bagian dari misi Chandrayaan 2 yang dirilis Satish Dhawan Space Center di Andhra Pradesh pada 22 Juli dengan membawa tiga muatan, orbiter, lander, dan sebuah rover.

Dalam misi Chandrayaan 2 menghabiskan biaya sebesar USD 145 juta. Jika disamakan dengan uang yang dirogoh oleh ISRO ini lebih murah dari biaya pembuatan film Avengers: Endgame yang mencapai USD 356 juta.

Kegagalan India bukan menjadi kegagalan pertama, akan tetapi Amerika Serikat, Rusia, dan China yang sudah lebih dulu mengalami kegagalan. Kejadian yang sama dengan India pernah menimpa Israel. (NRY-harianindo.com)