Jakarta – KPAI diserang warga net dengan tagar #BubarkanKPAI. Tagar tersebut menjadi trending topic di Twitter hari ini. Warga net menyuarakan tanda pagar tersebut berkaitan dengan polemik KPAI dan PB Djarum.

Polemik antara KPAI dan PB Djarum berkaitan dengan audisi bulutangkis. KPAI menekankan bahwa mereka menjaga anak-anak dari keterpaparan rokok. KPAI menyampaikan bahwa tindakan ini berdasarkan survei yang telah dibuat.

“Saya tidak mengerti logikanya ke mana. Mereka bisa jadi tidak mendapatkan pengetahuan yang sama dengan kita, atau informasi yang ditangkapnya itu terpotong-potong,” kata komisioner KPAI Sitti Hikmawatty.

“Logikanya sangat sederhana. Yang kita minta hanya turunkan brand image, brand color, logo-logo seperti itu. Ketika itu diturunkan, berati dia mematuhi peraturan yang ada. Kalau peraturannya dipatuhi, sebenarnya KPAI tidak salah,” ucapnya.

Sitti menyatakan bahwa apabila brand rokok tetap ada, seolah membuat produk rokok bukan merupakan barang berbahaya. Menurut Sitti, hal itu bisa berdampak pada masyarakat dimana brand rokok menempel pada atlet yang diidolakannya.

“Memang tidak akan berdampak hari ini dan bukan terjadi pada atlet. Kalau pada atlet diharapkan tidak merokok dengan sangat ketat. Tetapi pada mereka yang mengidolakan atlet dan melihat ini bersahabat dengan produk rokok,” ujarnya. (NRY-harianindo.com)