Jakarta – Nawawi Pomolango merelakan jabatan Hakim Tinggi demi jabatan baru yaitu pimpinan KPK. Seperti diketahui bahwa Nawawi Pomolango telah terpilih menjadi pimpinan baru Komisi Pemberantasan Korupsi untuk periode 2019-2023.

Voting yang dilaksanakan di Komisi II DPR RI menghasilkan keputusan bahwa Nawawi meraih suara 50. Oleh karena itu Nawawi terpilih menjadi ketua KPK.

Sebelumya, Nawawi adalah hakim di Pengadilan Tinggi Denpasar, Nawawi juga pernah menjabat sebagai Ketua Pengadilan Poso, Wakil Ketua Pengadilan Bandung, Ketua Pengadilan Samarinda, dan Ketua Pengadilan Jakarta Timur.

Nawawi telah memiliki sertifikasi hakim tindak pidana korupsi sejak 2006. Selama 30 tahun berkarier sebagai hakim, ia telah menangani berbagai perkara korupsi.

“Sebagai hakim saya sudah 30 tahun, gaji saya hampir Rp 40 juta, saat ini saya berusia 57 tahun, sudah nyaman sekali dan sebagai hakim tinggi baru pensiun pada usia 67 tahun, jadi masih 10 tahun lagi,” ujar Nawawi dalam uji publik seleksi capim KPK.

“Padahal kalau terpilih sebagai pimpinan KPK, saya harus mundur sebagai hakim dan 4 tahun lagi kemudian pensiun,” sambungnya tegas.

“Saya juga tercatat hakim niaga, tapi saya lebih senang dengan perkara-perkara pidana dan saya masih ada kelanjutan studi di Universitas Pasundan untuk jurusan pidana tapi belum selesai sampai sekarang, kalau terpilih saya akan selesaikan S2 itu,” kata Nawawi. (NRY-harianindo.com)