Jakarta- Netizen melontarkan pernyataan di akun resmi TMC Polda Metro Jaya di Twitter (@TMCPoldaMetro) dan Instagram. Akun tersebut mengklaim bahwa Polri telah mengamankan 5 kendaraan ambulan milik Pemprov DKI Jakarta yang digunakan untuk mengangkut batu dan bensin. Namun, netizen mempertanyakan dimana bukti bukti nyata batu dan bensin yang diangkut dalam ambulans tersebut.

“02:14 Polri amankan 5 kendaraan ambulan milik Pemprov DKI Jakarta yang digunakan untuk mengangkut batu dan bensin yang diduga untuk molotov di dekat Gardu Tol Pejompongan Jl. Gatot Subroto,” cuit akun tersebut sembari menyertakan dua video.

Dalam video, perekam menyebut, “ternyata penyuplainya ambulans.”

Selain itu, terlihat satu ambulans memiliki tulisan Puskesmas Kecamatan Pademangan dan satu mobil lagi bertuliskan PMI Kota Jakarta Timur. Namun dalam video tak terlihat ada barang bukti berupa batu dan bensin yang diduga untuk membuat molotov seperti yang dituduhkan.

Topik tersebut ramai diperbincangkan di Twitter pagi ini sehingga menempati posisi topik populer sejak pukul 06:00 WIB.

Kepala Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta Widyastuti belum buka suara untuk dikonfirmasi terkait hal tersebut.

Begitu pula dengan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono. Dia juga masih belum memberikan tanggapan saat dimintai keterangan terkait dengan kejadian tersebut.

Sebelumnya, pelajar dari berbagai sekolah melakukan aksi di sekitar Gedung DPR/MPR pada Rabu kemarin (25/9). Aksi tersebut berakhir dengan kericuhan.

Massa pelajar melempari aparat dengan batu, petasan dan benda lain berulang kali. Aparat pun akhirnya menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa secara paksa.

Tol dalam kota sempat ditutup. KRL juga terganggu hingga membuat penumpukan penumpang di Stasiun Tanah Abang. (Hr-harianindo.com)