Jakarta – Hotman Paris kembali melontarkan komentar terkait dengan RUU KUHP. Kali ini, ia menggarisbawahi pasal 100 yang dinilai nyeleneh dan tak masuk akal.

“RUU KUH Pidana, draft undang-undang teraneh di dunia. Nih, saya bacain draft di pasal 100. Menjatuhkan pidana mati dengan masa percobaan selama 10 tahun, jika peran terdakwa dalam tindak pidana tidak terlalu penting. Ya, kalau tidak terlalu penting, kenapa hukuman mati? Ini benar-benar nggak masuk di akal gue ini,” tuturnya dalam sebuah tayangan video.

Pengacara perlente itu juga percaya bahwa draft tersebut tidak dibuat oleh praktisi hukum. “Kacau ini benar-benar. Ini bukan karya dari praktisi hukum. KUH Pidana itu mengandung filsafat hukum yang tinggi dan memerlukan pengalaman yang lama,” lanjutnya lagi.

Melihat hal tersebut, netizen pun meberikan saran agar Hotman berdebat dengan Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly.

Hotman juga sebelumnya membahas terkait HGB atau Hak Guna Bangunan yakni kewenangan yang diberikan oleh pemerintah untuk menggunakan sebuah lahan yang bukan miliknya sendiri dengan jangka waktu 30 tahun.

Ia menyatakan bahwa ada poin serius yang memberikan efek berbahaya bagi rakyat, khususnya pemilik lahan HGB dalam undang-undang yang sedang disusun DPR. Ia juga turut membahas sebuah pasal yang ada di dalam draft tersebut yakni pasal 419 yang masuk dalam bab soal perzinaan.

“Barang siapa kumpul kebo dapat dituntut penjara enam bulan penjara, atas pengaduan orang tua atau anaknya. KUHP pidana tentu hanya mengakui pernikahan sah menurut hukum negara. Terus gimana dong, begitu banyak yang masih dalam status kawin siri,” tegas Hotman di video tersebut. (Hr-harianindo.com)